Showing posts with label a poem for a friend. Show all posts
Showing posts with label a poem for a friend. Show all posts

19.4.17

Menjawab Goenawan Membaca Miguel

Demikian bicaramu;

Kuinginkan tubuhmu
dari zaman yang takpunya tanda
kecuali
warna sepia.*

...

Namun aku taklagi sepia
tubuh hitam lumpur yang sisa
akan masihkah berapi inginmu?
akan masihkah, kekasihku?

*Goenawan membaca Miguel, 1996

0 komen

21.6.16

Lelaki Pemberani Yang Menangis

: Bukan Tuah

Di hadapanku seorang teman dari balik secawan kesepian dalam seduhannya mencari cari entah apa
barangkali tak akan kupahami kesayuannya itu tetapi aku mengerti sakitnya ngilu;

Kubilang jangan takut menangis teman, kerana seorang lelaki pemberani pun memang bisa kalah
hey, kukira hidup bukanlah lawan untuk kau menangi, ia kawan yang mengajari tentang tahan bertabah.

Malayan Hainan Cafe | 191215

0 komen

10.12.15

Pesan Dan Pujuk Buat Puan Penyajak

: Felly Sophia (yang dikhabarkannya sendiri menulis sajak ia takberani)

Wahai Felly;

Pena pasti meraung dan huruf lengking melaung
- di dalam baris penuh kalut
(Ya, sungguh jenuh menjinak sajak - berkali diseru tiada bersambut)
Kata akan bertarung dan makna saling bersabung
- di dalam rangkap penuh ribut
(Ya, benar sukar menakluk sajak - serupa laut liar berkabut)

Namun cekallah saja terusan bergelut
ajari gementar jadi melarut
Kutahu Puisi mengasihimu
maka tak usah lagi engkau takut-!

0 komen

16.10.14

Sajak Sebotol Air dan Sepasang Rayban Buat Tuan Wartawan

: Bukan Tuah

Aku melihat seorang wartawan dengan sekeping placard, berarak di jalan penuh semangat
Aku menyaksikan seorang teman melaungkan apa yang dia percayai, sampai ikut bangkit seisi negeri.

Aku melihat seorang wartawan meneriakkan total democracy, agar tak ada lagi tulisan tersekat
Aku menyaksikan seorang teman berpanas di bawah terik hari, supaya tak ada rakannya dizalimi lagi.

Tekaknya perit melaungkan enggan kepada Akta Hasutan
kerana ketidakadilan memang takcukup sekadar ditentang dengan mata pena.

Matanya silau diterjah hangat hari di parlimen jalanan
kerana kebebasan memang takpercuma - ia harus dibeli dengan peluh dan teriakan suara.

(Untukmu tuan wartawan, inilah sajak sebotol air dan sepasang Rayban - sebagai pesan - agar taklupa kau bawa di lain perarakan. Ha!)
0 komen

2.11.11

sayang, apa khabarmu di sana? #FREECABI

sayang
apa khabarmu disana?
genap sudah enam hari
seorang teman yang dekat dihati
hilang tanpa permisi
ketiadaanmu ibarat mimpi ngeri
tapi tuhan mungkin ada cara mau menguji?

sayang
apa khabarmu di sana?
apa makan dan tidurmu terjaga?
mungkin tidak tapi ku harap ya
namun aku di sini masih lapar dan enggan lena
bagaimana mungkin aku bersuka sedang kau dalam sengsara?

sayang,
apa khabarmu di sana?
malam kian larut
hujan masih belum surut
langit kulihat berbalam suram
malam menghitam dingin dan kelam
persis hatiku yang kini muram.

sayang
apa khabarmu di sana?
ku kira kamarmu tak punya jendela
tapi dari sini pun tiada apa dapat kupandang
kerna sejak kau tiada
langitku bulannya turut hilang
bahkan sebutir pun tiada bintang.

pulanglah sayang.





***Puisi untuk teman; @cbhrsdrjm. Doa lara bersamanya. Semoga dia selalu tabah dan kekal selamat. Dan semoga dapat pulang segera, sesungguhnya lara merinduinya. #FREECABI
2 komen

20.9.11

When ( A poem by @JamalJonerd )

When

(part i)
When i showed to you my fondness,
you said that i'm full of dumbness,

When i told to you that you were my sunshine,
you sat back and sounded with a whine,

When i spent my time and gave you a call,
you labelled me as a pitfall,

When i was trying hard to make you smile,
your grunt could be heard from a mile,

When i made my move to win your heart,
you told me that you not in peart.


(part ii)
When my feeling started to deteriorate,
you just waited and in the mood to celebrate,

When i decided to leave you alone,
suddenly u behaved just like being hit by a cyclone,

When i picked up my heart that broken,
u said that your heart being shaken,

When my tears just started to dry,
your eyes just started to cry,

When i decided to walk away,
only then .. u said that .. "you took my heart away..."



***Beautiful, touching lines from a friend in twitter. Dear @JamalJonerd, it's an honour for me to have your poem published in my humble blog! Enjoy!
0 komen