Lalu yang jatuh sakit adalah hati, cinta yang tak ketahuan pergi meninggalkannya sendiri sendiri. Sebegitukah mudah, aku kau anggap sekedar tempat bersinggah?
Selamat subuh, kebahagiaan. Engkau yang bersujud di laman hati kami. Demi pagi yang selalu taat, tak lambat walau sesaat, dan kau masih aja ada di situ. Kami, sesungguhnya, adalah sepasang kekasih yang bersyukur.