Dari dada yang terkoyak sakit,
setelah membusung segala jerit
Akankah sudi engkau jahit,
segala bekas luka dan perit?
28.8.14
23.8.14
Perempuankah, Malam Itu?
Kau nyenyak di dadanya - awan yang kapas. Berselimut hangat airmata. Mimpimu adalah dongengnya, sebelum pagi membuatmu lupa.
20.8.14
Percakapan Pagi (xii)
Barangkali kerana lelah senjanya, langitnya yang sering sunyi, bintang tak berbayang atau saja kerana embunnya yang takzim itu - semuanya seperti menyimpan sengsara - maka kupilih malam sebagai pengantinku.
0
komen
Share to XShare to Facebook
puisi serupa :
percakapan pagi
9.8.14
Etcetera (ii) : Amy Winehouse
: Love Is A Losing Game
0
komen
Share to XShare to Facebook
Kata Amy; cinta itu satu permainan dan kau kan sering kalah. Yang tak disebutnya; biar menang kau takpernah, cinta akan selalu membuatmu tabah.
puisi serupa :
etcetera
Etcetera (i) : Chandramukhi
: Devdas
0
komen
Share to XShare to Facebook
Kata Chandramukhi; dia tak mencintai Devdas. Dia bahkan memuja lelaki malang itu. Chandramukhi menekuni kata Nabi. Tinggal saja pelacur tak mungkin bersuami.
puisi serupa :
etcetera
Subscribe to:
Posts (Atom)