10.6.14

I'm your addict, baby

Segulung ganja takjadikan aku stoner, baby
tapi since asapnya asyik menjelma muka kau
aku fikir lebih baik hisap kretek
dihinggap kanser
lalu mati.
Setiub batu made in Kampung Baru, baby
ku seru Ali bawa api
berkalih kaca kuhirup nafasmu
aku takhidup tapi takmati
I just felt funny.
Sepaket kokain masih murah, baby
kalau tumpah pun aku takpeduli
melupakanmu itu yang mahal
aku butuh sepuluh paket lagi
biar OD.

4 komen

27.5.14

The word not written

Sesekali Puisi pun penat menjadi puisi - yang selalu tak dimengerti
Kadangkala ia mau bebas menjelma Kata - yang tak dibebankan makna

0 komen

19.2.14

Masak Sepinggan Sajak

Penyajak itu menanak puisi - perutnya berbunyi, tubuh menggeletar kerana lapar.

Penyajak itu tidak peduli - kerana puisi, ia melupakan nasi di pinggan yang terbiar.

3 komen

7.1.14

Percakapan Pagi (viii)

Kita sering memberi nama kepada perasaan yang kadangkala tak mengerti mengapa ia harus dinamakan

Sebab apa yang tak pernah disentuh kesedihan barangkali tak wujud, tinggallah hanya kita yang keliru;

mengapa begini?
mengapa begitu?

0 komen

20.12.13

Tentang Puisi

Demikian rahsia yang dapat kucedok dari serangkap sajak yang ditulis secara haste; bahawa menulis sajak adalah cara ia melupakan, dengan tidak melupakan. Lalu akan ada yang menanyakan; "Apakah syair itu hanyalah tentang rasa sakit dan kehilangan?" Ia tak mengiya tetapi tak jua menafikan. Sebab puisi bukan firman dan ia takpunya kebenaran untuk disampaikan - hanya tinggal saja kau membacanya, terserah percaya atau enggan..

0 komen