14.6.12

Dengan Puisi Aku Abadi

Puisiku tak akan cukup membelikanku kain kafan maupun ukiran batu nisan. Puisiku juga tak akan cukup membayar upah si penggali kubur maupun kudapan sidang jenazah dengan bubur. Puisiku hanya bisa dibaca dan bila ada yang menangis kerananya, hidupku bertambah seratus ganda.

Published with Blogger-droid v2.0.4

2 comments:

Rusuk Kiri said...

Puisi kau takkan pernah sunyi dr pahala..
dengan syarat setiap yg membaca akan merindu PENCIPTA..

Edo Laksamana said...

Sip mantap coy top puisi nya