8.5.11

sajak dari anak yang paling tak berbudi buat ibunya yang paling dia kasihi

saat ibu kau tinggalkan,
lenguh jemu beralang papan,
basah doa ibu mengiringmu,
hidup kau senang bertiang batu,
tapi ibu tua tega kau lupakan?

lancang tutur tak terucap,
kata katamu bak gunung yang menghempap,
sepatah ibu sepuluh kau lawan,
tahukah kau tangis ibu bererti tangis tuhan?

kederhakaan di kulit wajah,
walau dituris takkan berdarah,
bila hatimu segelap dasar ujung perigi,
kasih ibu tak surut walau ditimba berkali kali.

melangit ajaib kasih ibu tak tergapai,
maafkanlah diri ini anak paling tak berbudi,
dalam sujud doaku semoga sampai,
bahgialah ibu di rendang kasih ilahi.

tiada lagi tekun jari menyulam rambutku,
hilang sudah lembut sabar suaramu,
gahnya dunia tidak lagi memberi erti,
bila ibu pergi tak kembali.

airmata dititis jangan,
pesan ibu buat pedoman,
walau yang tinggal cuma dua nisan,
percayalah ibu, kasihmu kekal mengharum sepanjang zaman.

Selamat Hari Ibu.
Sayang Mak.

No comments: